KeunggulanKonseptual. Secara konsektual (teoretis), paling tidak ada 5 (lima) keunggulan sistem pidana Islam. Pertama, sistem pidana Islam berasal dari Allah, Dzat yang Maha Mengetahui perihal manusia secara sempurna termasuk gerak-gerik hati dan kecenderungan naluriah manusia. Ini tentu sangat berbeda dengan sistem pidana sekuler yang dibuat HakimPaling Adil Sahabat dunia islam, Secara keseluruhan dalam Al-Quran disebutkan bahawa Sang Khalik telah melantik Nabi SAW sebagai seorang hakim. Pelantikan itu disenaraikan dalam surah An-Nisa '[4] ayat 61, 65, dan 105; surah As-Syura '[42] ayat 15; dan surah An-Nur ayat [24] 51. IsaAl-Masih adalah Hakim yang suci dan rela mati di kayu salib lebih dari 2000 tahun lalu. Dia wafat untuk memikul dosa seluruh manusia yang hidup di masa lalu dan juga mereka yang belum lahir. Setiap kita ingin bebas dari hukuman dosa, bukan? Bukti Allah Paling Rahmat dalam Kitab Allah Hakim Paling Adil" dari Semua Hakim Dalam Penghakiman Umat Manusia Oleh Ki Langlang Buana Kusuma D alam akhir Bab sebelumnya telah dibahas ketidak-bersyukuran manusia kepada Allah Swt., sehubungan dengan makna ayat لَقَدۡ خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ فِیۡۤ اَحۡسَنِ تَقۡوِیۡمٍ -- "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk." Jawabanterverifikasi ahli Maksud Allah adalah Hakim yang seadilnya adilnya dalam surat At-tin adalah Allah merupakan hakim yang paling adil, karena di akhirat nanti setiap-tiap manusia akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan apa yang telah dilakukanny selama di dunia dengan perhitungan yang paling adil. Karenasangat menakutkan, banyak orang cenderung mengasosiasikan Hades dengan kematian, tetapi kenyataannya, Hades adalah salah satu dewa yang paling adil. Hades pada dasarnya adalah cara bagi orang Yunani untuk berdamai dengan gagasan kematian dan akhirat. Hades menjadi simbol bagi kelanjutan hidup, memberi rumah bagi jiwa begitu tubuh telah mati. tH5hVd. Karena Allah maha melihat,maha mendengar dan maha mengetahui apa yg kt perbuat. Dari kacamata agama keutamaan tugas hakim tergambar dalam firman Allah Swt, “Jika kamu menghukum, putuskanlah hukum di antara manusia dengan adil. Allah swt. adalah hakim yang paling adil. Mausia akan mendapatkan apa yang telah di usahakannya selama di dunia. orang yang berbuat baik akan di balas dengan kebaikan. Sebaliknya, orang yang berbuat jahat akan dibalas dengan kesiksaan. Contents1 Mengapa Allah itu disebut hakim yang paling adil?2 Bukan kah Allah itu adalah hakim yang paling?3 Siapakah hakim yang paling adil menurut surat At-Tin jelaskan?4 Apa yang dimaksud hakim yang adil?5 Ayat yang artinya Bukankah Allah hakim yang paling adil?6 Siapa hakim yang paling adil?7 Siapa hakim yang paling adil di dunia dan akhirat?8 Apa yang dimaksud dengan hakim?9 Bagaimana jika hakim tidak adil? Karena Allah maha melihat,maha mendengar dan maha mengetahui apa yg kt perbuat. Bukan kah Allah itu adalah hakim yang paling? Bukankah Allah adalah hakim yang paling adil? Jangan kaukira Allah menciptakan manusia secara sia-sia dengan tidak memberinya perintah dan larangan. Allah telah menurunkan aturan syariat. Dia akan memberi putusan dengan adil; memberi pahala kepada orang yang taat dan menghukum orang yang bersalah. Hingga penciptaan makhluknya yang paling sempurna, yaitu manusia. Artinya Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?’ Berdasarkan ayat di atas, dapat disimpulkan bahwa hakim yang paling adil adalah Allah SWT dan tiada yang mampu menyaingi keadilan dari Allah SWT. Apa yang dimaksud hakim yang adil? Adil yang dimaksud disini bukanlah sama rata akan tetapi adil di sini adalah bagaimana seorang hakim bisa menempatkan suatu kebenaran pada tempatnya atau pada semestinya khususnya kepada pihak-pihak yang berperkara agar mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya. Ayat yang artinya Bukankah Allah hakim yang paling adil? 8. Bukankah Allah hakim yang paling adil? Bukankah Allah adalah hakim yang paling adil? Siapa hakim yang paling adil? Jawaban Allah adalah hakim yg seadil adilnya kerena Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik baiknya dan akan menjatuhkannya ke tempat yg serendah rendahnya JIKA TIDAK BERAMAL SALEH DAN BERIMAN KEPADA ALLAH, kecuali ORANG ORANG YG BERIMAN. Siapa hakim yang paling adil di dunia dan akhirat? Maksud Allah adalah Hakim yang seadilnya adilnya dalam surat At-tin adalah Allah merupakan hakim yang paling adil, karena di akhirat nanti setiap-tiap manusia akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan apa yang telah dilakukanny selama di dunia dengan perhitungan yang paling adil. Apa yang dimaksud dengan hakim? 3. Hakim Tugas Pokok a. Hakim Pengadilan adalah pejabat yang melakukan tugas kekuasaan kehakiman, untuk memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara pidana dan perkara perdata di tingkat pertama. Bagaimana jika hakim tidak adil? Yang lebih tragis, hakim yang tidak adil ini diancam dengan neraka sebagaimana sabda Rasulullah SAW, Hakim itu ada tiga macam, hanya satu yang masuk surga, sementara dua macam hakim lainnya masuk neraka. Al Hakim Yang Maha Bijakasana Kesempurnaan kehendak dan ketetapan Ilahi merupakan bukti bahwasanya Allah adalah Al Hakim, Dzat Yang Maha Bijaksana. Hukum terbaik adalah hukum yang dibuat oleh Al Hakim, karena Dialah Yang Paling Adil dan tidak ada yang lebih benar perkataannya kecuali Allah Subhanahu wata’la. أَفَغَيْرَ اللَÙهِ أَبْتَغِي حَكَمًا Maka Patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah. QS. Al-An’am 114 Nama Allah Al Hakim memiliki beberapa makna. Pertama, Yang Menghukumi,karena milik-Nya lah hukum yang paling sempurna. Seluruh makhluk Allah tunduk terhadap hukum Allah. Allah menghukumi seluruh makhluk-Nya dengan qodho dan qodar-Nya. Allah telah menurunkan hukum yang sempurna pula agar manusia dapat berhukum dengan hukum tersebut, yaitu syari’at-Nya. Dan pada akhirnya Allah Subhanahu wata’la akan menghukumi seluruh perbuatan manusia pada hari kiamat. Dan hukum Allah di akhirat nanti diatara dua perkara yaitu antara keutamaan/rahmat-Nya dan keadilan-Nya. Maka tidak pantas bagi manusia berhukum dengan hukum selain hukum Allah. Allah Subhanahu wata’la berfirman Ø£ÙŽÙÙŽØ­ÙÙƒÙ’Ù…ÙŽÂ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙŽØ§Ù‡ÙÙ„ÙÙŠÙŽÙØ©ÙÂ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَÙهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin ? QS. Al-Maidah 50. Makna kedua dari Nama Allah Al Hakim adalah Dzat Yang Memiliki Hikmah dan Kebijaksanaan. Sedangkan bijaksana adalah lawan dari kebodohan, yaitu ketika Allah menempatkan segala seuatu pada tempatnya yang tepat. Dengan pengertian inilah Allah menciptakan hukum kauniyah alam, hukum syar’iyyah dan hukum pembalasan di akhirat. Maka Allah sekali-kali tidak menciptakan makhluk-Nya dengan sia-sia atau tanpa alasan. Bahkan Allah tidak membiarkan manusia hidup tanpa adanya aturan yang berupa perintah dan larangan. Allah Subhanahu wata’la juga tidak membiarkan manusia tanpa balasan kebaikan atau hukuman atas keburukan. Tidaklah apa-apa yang telah Allah berikan kepada manusia kecuali dengan hikmah-Nya, tidak pula kenikmatan yang dikaruniakan kepada hambanya kecuali berdasarkan hikmah-Nya, tidak pula ada suatu musibah yang menimpa seorang hamba melainkan atas hikmah dari Allah Subhanahu wata’la. Allah Subhanahu wata’la berfirman أَفَحَسِبْتُمْ أَنَÙمَا ØÙŽÙ„َقْنَاكُمْ عَبَØÙ‹Ø§Â وَأَنَÙكُمْ إِلَيْنَا لا تُرْجَعُونَ ١١٥ فَتَعَالَى اللَÙهُ الْمَلِكُ الْحَقُÙ لا إِلَهَ إِلاهُوَ رَبُÙ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ Maka Apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main saja, dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami? Maka Maha Tinggi Allah, raja yang sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan yang mempunyai Arsy yang mulia. QS. Al-Mu’minun 115-116 Makna ketiga dari nama Allah Al Hakim adalah Dialah yang mengukuhkan segala sesuatu, sehingga tidaklah kita melihat adanya kekurangan dalam ciptaan-Nya. Inilah ciptaan Allah yang Allah Al Hakim telah menyempurnakan segalanya, dan inilah syari’at Allah yang Allah Al Hakim telah menyempurnakannya sehingga tidak ada satu pertentangan pun di dalam syari’at-Nya. Allah Subhanahu wata’la berfirman Ø£ÙŽÙÙŽÙ„Ø§Â ÙŠÙŽØªÙŽØ¯ÙŽØ¨ÙŽÙØ±ÙÙˆÙ†ÙŽÂ الْقُرْآنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَÙهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اØÙ’تِلافًا كَØÙÙŠØ±Ù‹Ø§ Maka Apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. QS. An-Nisa 82 Diantara pengaruh keimanan dari Nama Allah Al Hakim adalah, bahwasanya hukum syari’at dalam Islam berasal dari sisi Allah Al Hakim Al Khobir. Dan tidaklah tujuan dari hukum syari’at ini kecuali sebagai jalan kebahagiaan manusia di dunia dan di akhirat. Maka barang siapa yang menyadari Allah adalah Al Hakim Yang Maha Bijaksana, dia akan menyadari bahwasanya tidak ada yang lebih adil daripada Allah. Allah Subhanahu wata’la berfirman أَلَيْسَ اللَÙهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya? QS. At-Tin 8 فَاصْبِرُوا حَتَÙى يَحْكُمَ اللَÙهُ بَيْنَنَا وَهُوَ ØÙŽÙŠÙ’رُ الْحَاكِمِين Maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah hakim yang sebaik-baiknya. QS. Al-A’rof 87 Pengaruh lainnya adalah bahwasanya Allah Maha Bijaksana ketika menetapan takdir makhluk-makhluk-Nya. Baik itu takdir yang menyenangkan ataupun tidak maka semua itu merupakan pengaturan kebijaksanaan Allah Al Hakim dan terdapat hikmah yang sangat agung dibalik setiap kejadian. Allah Subhanahu wata’la berfirman Ø­ÙÙƒÙ’Ù…ÙŽØ©ÙŒÂ Ø¨ÙŽØ§Ù„ÙØºÙŽØ©ÙŒÂ ÙÙŽÙ…ÙŽØ§Â ØªÙØºÙ’Ù†ÙÂ Ø§Ù„Ù†ÙÙØ°ÙØ±Ù Itulah suatu Hikmah yang sempurna Maka peringatan-peringatan itu tidak berguna bagi mereka. QS. Al-Qomar 5 Diringkas dari Oleh Muhammad Abu Alif di Cianjur, 22 Januari 2020 Hakim yang paling adil baik di dunia maupun di akhirat yaitu adalah Allah SWT. – Ayat ini menjelaskan mengenai siapa yang kelak akan menjadi hakim di hari kiamat. Allah lah yang akan menjadi hakim di hari kiamat kelak. Ia akan mengadili umat manusia seadil-adilnya sesuai dengan perbuatan mereka di dunia. Siapa hakim yang adil di akhirat nanti? Maksud Allah adalah Hakim yang seadilnya adilnya dalam surat At-tin adalah Allah merupakan hakim yang paling adil, karena di akhirat nanti setiap-tiap manusia akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan apa yang telah dilakukanny selama di dunia dengan perhitungan yang paling adil. Mengapa Allah dikatakan hakim yang paling adil? Karena Allah maha melihat,maha mendengar dan maha mengetahui apa yg kt perbuat. Apa arti dari Surat At-Tin ayat ke 8? Jangan kaukira Allah menciptakan manusia secara sia-sia dengan tidak memberinya perintah dan larangan. Allah telah menurunkan aturan syariat. Dia akan memberi putusan dengan adil; memberi pahala kepada orang yang taat dan menghukum orang yang bersalah. Siapakah hakim yang menetapkan hukum dalam Islam? Hakim dalam Islam adalah sang pembuat atau penetap hukum. Dan satu-satunya Hakim yang mutlak adalah Allah azza wa jalla. Siapa yang menjadi hakim bagi seluruh amal manusia selama hidup di dunia? Zat yang menjadi hakim yang paling adil pada saat yaumul hisap adalah Allah Allah memiliki salah satu asmaul husna yaitu al adl. Asmaul husna Al adl secara bahasa aatau secara etimologi artinya adalah Maha adil. Asmul husna al adl menjelaskan bahwa Allah adalah zat yang paling adil. Bagaimana jika ada seorang hakim yang tidak adil? Yang lebih tragis, hakim yang tidak adil ini diancam dengan neraka sebagaimana sabda Rasulullah SAW, Hakim itu ada tiga macam, hanya satu yang masuk surga, sementara dua macam hakim lainnya masuk neraka. Al Adl apa artinya? Al Adl artinya Maha Adil, Ketahui Nama Baik Allah dalam Asmaul Husna. Jakarta Al Adl artinya merupakan salah satu nama-nama baik Allah SWT. Allah memiliki 99 nama yang disebut sebagai Asmaul Husna. Allah Subhanahu Wa Ta Ala adalah hakim yang paling adil coba jelaskan menurut pendapatmu apa perbedaan adil menurut Allah Subhanahu wa Ta ala dan manusia? Jawaban terverifikasi ahli Keadilan Allah SWT bersumber dari ilmu Allah Yang Maha Luas. Adapun keadilan manusia sifatnya tidak mutlak, dipengaruhi berbagai hal dan hanya bersumber dari pengetahuan yang terbatas. Apa Arti surat At Tin ayat 7? 7. Maka apa yang menyebabkan mereka mendustakanmu tentang hari pembalasan setelah adanya keterangan-keterangan itu? Allah menciptakanmu dengan bentuk yang sempurna dari setetes mani yang menjadi janin, kemudian melewati berbagai tahap dari bayi, remaja, dewasa, tua, hingga meninggal. Apa Arti surat At Tin ayat ke 6? Kami masukkan manusia ke neraka, kecuali orang-orang yang benar-benar beriman dan mengerjakan kebajikan, baik spiritual maupun sosial, secara ikhlas dan sesuai syariat Islam; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya dan tidak pula berkurang. Apa isi kandungan yang terdapat dalam surat At Tin? kandungan surat at-tin Buah tin dan zaitun merupakan ungkapan tentang Damaskus tempat diutusnya Nabi Nuh as dan Baitul Maqdis tempat diutusnya Nabi Isa as. Bukit Sinai yaitu sebuah gunung bukit tempat Allah berbicara langsung kepada Nabi Musa as. negri yang aman dalam ayat 3 adalah mekkah. Apakah hakim masuk neraka? Artinya “Hakim itu ada tiga macam, dua di Neraka dan satu masuk Surga; 1 seorang hakim yang mengetahui kebenaran lalu memberi keputusan dengannya, maka ia di Surga, 2 seorang hakim yang mengadili manusia dengan kebodohannya, maka ia di Neraka, dan 3 seorang hakim yang menyimpang dalam memutuskan hukuman, maka ia Apakah wanita bisa menjadi hakim? Karena, memang sejatinya tidak ada larangan yang jelas serta konkrit dalam Al-Qur’an dan sabda Nabi Muhammad SAW terkait boleh tidaknya seorang perempuan menjadi hakim. Pendapat mayoritas mengatakan bahwa seorang hakim harus dari kalangan kaum laki-laki. Artinya kaum perempuan tidak boleh diangkat menjadi hakim. Berapa lama Nabi Isa hidup di bumi? Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Disebutkan dalam hadits bahwa Nabi Isa tinggal di muka bumi selama 40 tahun. Namun dalam Shahih Muslim disebutkan dari Abdullah bin Umar bahwa beliau menetap selama 7 tahun. Jelaskan hakim yang akan masuk surga itu yang seperti apa? Seoarang hakim yg mengerti kebenaran yg diajarkan oleh syari’at islam, dan memutuskan sesuai dengan pengetahuan dan kebenaran tersebut, maka seorang hakim tersebut termasuk orang yg akan selamat dan masuk surga. SitiNurfaisyah Hakim yang paling adil baik di dunia maupun di akhirat yaitu adalah Allah SWT. Pembahasan Terkait hal ini, sudah dijelaskan dalam surah At-Tin yang menjelaskan bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala. adalah hakim yang sangat - sangat adil di dunia dan maupun di akhirat nanti. Berikut surah At-Tin ayat 1 sampai 8 وَا لتِّيْنِ وَا لزَّيْتُوْن ١ وَطُوْرِ سِيْنِيْن ٢ وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَ مِيْنِ ٣ لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِ نْسَا نَ فِيْۤ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ ٤ ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سَا فِلِيْنَ ٥ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْن ٦ فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِا لدِّيْن ٧ اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَ حْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ ٨Artinya Demi buah tin dan buah zaitun 1. Demi gunung sinai 2. Dan demi negeri Makkah yang aman ini 3. Sungguh, kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik - baiknya 4. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya 5. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan, maka mereka akan mendapatkan pahala yang tidak ada putus-putusnya 6. Maka apa yang menyebabkan mereka mendustakanmu tentang hari pembalasan setelah adanya keterangan-keterangan itu? 7. Bukankah Allah hakim yang paling adil? 8.____________________________Setelah melihat surah At-Tin ayat 1 sampai dengan 8, kita sudah mengetahui bahwa Allah adalah hakim yang sangat - sangat adil di dunia dan maupun di akhirat. Kenapa Allah Subhanahu Wa Ta'ala. adalah hakim yang paling adil? Bisa lihat di surah At-Tin ayat 4 yang artinya “Sungguh, kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik - baiknya” nah alasan yang pertama adalah itu, Allah Subhanahu Wa Ta'ala. menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik - baiknya, semua manusia yang Allah ciptakan semuanya sama, diciptakan dalam bentuk yang sebaik - baiknya, tidak ada manusia yang diciptakan oleh Allah dengan rupa yang jelek. Kemudian alasan yang kedua bisa dilihat pada surah At-Tin ayat 5, yang artinya “Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya” nah alasan yang kedua adalah itu, maksud dari ke tempat serendah-rendahnya adalah Neraka. Allah akan mengembalikan makhluk-Nya ke tempat yang serendah-rendahnya alias neraka tetapi bagi yang tidak taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. saja. Bukan berarti Allah pilih kasih terhadap makhluk-Nya. Tetapi itu semua sudah ditentukan oleh Allah sejak zaman azali. Jadi semua makhluk-Nya harus taat kepada Allah Alasan yang ketiga bisa dilihat pada surah At-Tin ayat 6, yang artinya adalah “Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan, maka mereka akan mendapatkan pahala yang tidak ada putus-putusnya” ayat ini adalah lanjutan dari surah At-Tin ayat 5, nah Allah akan mengembalikan makhluk-Nya ke tempat yang serendah-rendahnya alias neraka tetapi bagi yang tidak taat kepada Allah saja, nah tetapi kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan, maka mereka tidak akan dimasukkan ke dalam neraka oleh Allah. Dan Allah akan memberi mereka pahala yang tidak ada putus-putusnya. Dan juga bagi orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan akan masuk surganya Allah yang indahAlasan yang keempat bisa dilihat pada surah At-Tin ayat 7, yang artinya adalah “Maka apa yang menyebabkan mereka mendustakanmu tentang hari pembalasan setelah adanya keterangan-keterangan itu?” nah maksudnya adalah apa yang menyebabkan makhluk Allah mendustakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala saat hari pembalasan, setelah adanya keterangan - keterangan tersebut. Tentu saja tidak ada seorang pun yang bisa mendustakan Allah. Karena keterangan tersebut sudah nyata adanya Yang terakhir surah At-Tin ayat 8, yang artinya adalah “Bukankah Allah hakim yang paling adil?” sudah sudah pasti tentu, setelah adanya keterangan - keterangan bukti tersebut dari surah At-Tin ayat 4, 5, 6, dan 7, Allah. adalah hakim yang sangat - sangat adil di dunia dan maupun di akhirat, dibandingkan dengan hakim manusia. Allah sudah menciptakan kita dengan bentuk yang sebaik baiknya, Allah akan mengembalikan makhluk-Nya ke tempat yang serendah-rendahnya neraka bagi orang yang tidak taat kepada-Nya, dan Allah tidak akan mengembalikan makhluk-Nya ke neraka bagi orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan. Dan pengadilan yang paling adil adalah nanti di akhirat, khususnya pada saat hari perhitungan yaitu Yaumul Hisab tidak akan ada seorang pun yang bisa mendustakan Allah saat itu. Nah jadi sudah pasti Allah adalah hakim yang paling adil baik di dunia maupun di akhirat. Pelajari Lebih Lanjut Tajwid yang ada pada surat at-tin => 3 hikmah beriman kepada Allah SWT => 5 contoh perilaku orang yang beriman kepada Allah SWT => Jawaban Mapel Pendidikan Agama Islam Kelas IXMateri Bab 1 - Al-Qur'an Surah At TinKata Kunci Allah SWT. adalah hakim yang paling adil Kode Soal 14Kode Kategorisasi Oleh Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI dan Ketua PP Muhammadiyah. Masalah kebenaran dan keadilan dalam Islam merupakan masalah yang sangat penting yang harus ditegakkan dan diperjuangkan di manapun kita berada. Oleh karena itu seorang hakim benar-benar tidak boleh menyimpang dari tugas suci dan mulia tersebut. Untuk itu dia tidak boleh memiliki ro'fah atau rasa kasih sayang dan atau pilih kasih dalam menegakkan hukum atau kebenaran dan keadilan tersebut. Dengan istilah lain seorang hakim harus bisa menegakkan hukum tersebut dengan tanpa mengenal pandang bulu. Apalagi Nabi Muhammad saw pernah berkata jika anakku yang bernama Fatimah yang sangat aku sayangi dan cintai itu mencuri maka pasti aku akan potong tangannya. Oleh karena itu seorang hakim dalam mengadili sebuah perkara dia harus berusaha dan berjuang dengan sekuat tenaga dan kemampuannya untuk bisa menegakkan kebenaran dan keadilan tersebut secara bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Untuk itu seorang hakim tidak boleh dan jangan mau diintervensi oleh siapapun termasuk oleh sang penguasa dan si pemilik kapital agar dia sebagai hakim memiliki kebebasan untuk bisa memutus sebuah perkara dengan tepat dan benar serta dengan seadil-adilnya. Hal ini harus diperhatikan oleh seorang hakim karena apapun keputusan yang dia buat hal itu harus dia pertanggung jawabkan nanti di akhirat di depan pengadilan Allah swt Oleh karena itu mengingat pentingnya pekerjaan seorang hakim di dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Buraidah rodhiyallohu anhu dia mengatakan Nabi Muhammad saw telah bersabda bahwa hakim itu ada tiga macam yaitu dua di neraka dan satu di syurga. Hakim yang akan dimasukkan oleh Allah swt ke dalam syurgaNya yaitu hakim yang mengetahui kebenaran dan dia berhukum mengambil keputusan dengannya. Sementara ada dua macam hakim yang lain yang akan dilemparkan oleh Allah swt ke dalam api neraka yaitu , pertama, hakim yang mengetahui kebenaran namun dia menyimpang dari kebenaran itu dan yang kedua adalah hakim yang tidak mengetahui kebenaran lalu mengambil keputusan hukum bagi manusia atas dasar kebodohannya tersebut. Jadi dari hadis ini dapat kita simpulkan bahwa tidak akan ada hakim yang bisa selamat nanti dari api neraka di hari akhir kecuali hanya hakim yang mengetahui kebenaran dan mengamalkannya. Sedangkan hakim yang tahu tentang kebenaran tetapi tidak mengamalkan dan tidak menegakkan kebenaran tersebut maka nasibnya akan sama saja dengan hakim yang tidak mengetahui kebenaran lalu menghukum orang atas dasar kebodohannya tersebut. Oleh karena itu sebagai sesama Muslim karena kita diperintah oleh Allah swt untuk saling menasihati dalam hal yang terkait dengan masalah alhaq atau kebenaran, maka mari kita mengingatkan dan menghimbau saudara-saudara kita para hakim agar mereka selalu berlaku benar dan adil dalam membuat setiap keputusan. Hal itu karena mungkin saja engkau akan bisa mendapatkan keuntungan secara duniawiyah dari keputusan yang telah engkau buat tersebut, tapi nanti engkau akan mendapatkan siksa yang sangat pedih dari Allah swt di akhirat kelak. Untuk itu seorang hakim harus tahu dan sadar betul bahwa posisi dia itu sangat penting dan sangat berat . Apalagi mereka sering sekali dihadapkan kepada persoalan apakah dia akan menjual dunianya untuk mendapatkan akhiratnya atau dia akan menjual akhiratnya untuk mendapatkan dunianya. Oleh karena itu sebagai seorang muslim yang baik maka dia harus tahu apa yang terbaik bagi dirinya yaitu bagaimana caranya supaya dia selamat di dunia dan selamat di akhirat. Akibatnya, agar tidak dapat tidak dia hakim harus berusaha untuk menjauhkan dirinya dari hakim yang menjual akhiratnya untuk kepentingan dunianya karena hal demikian jelas-jelas akan sangat merugikan dan akan menjadi penyesalan yang tiada akhir baginya nanti di alam akhir sana. Iru karena dia akan dibakar oleh Allah swt dalam neraka akibat dari kesalahannya dahulu sewaktu dalam membuat keputusan di dunia. Dan itu tentu saja jelas-jelas tidak kita inginkan.

siapakah hakim yang paling adil di dunia dan akhirat